DEWAN PENGURUS DAERAH KOMITE NASIONAL PEMUDA INDONESIA KOTA BIMA

Archive for Oktober 2013

KNPI Kota Bima Pilih Upacara Bersama Eks Penderita Kusta Desa Panda

Ketua KNPI Kota Bima, Syarifudin Lakuy, SH bersama Koordinator Komunitas BABUJU, Julhaidin SE, dilokasi Upacara HUT Proklamasi RI di Pemukiman Eks Kusta Desa Panda Kabupaten Bima

Lantaran kecewa dengan sikap Panitia HUT ke-67 RI tingkat Kota Bima, Ketua KNPI Kota Bima, Syarifuddin Lakuy, SH, bersama dengan beberapa anggota KNPI Kota Bima memilih tidak mengikuti upacara di halaman Pemerintah Kota (Pemkot) Bima. Syarifuddin memilih untuk mengikuti upacara bersama mantan penderita kusta di Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima yang digagas oleh Komunitas BABUJU (17/8).

Syarifuddin mengaku sebelum mengikuti upacara bersama eks penderita kusta yang diselenggarakan oleh Komunitas BABUJU, menyempatkan datang ke Pemkot Bima, namun meninggalkan tempat itu. Sikapnya itu lantaran institusi KNPI sebagai representasi kepemudaan dianggap tidak dihargai.

Kenyataan itu, kata dia, tidak hanya terjadi kali ini saja, namun tahun sebelumnya. Seperti masalah undangan, dimana tidak jelas ditempat acara, KNPI harus duduk dimana. “Kami dapat undangan sekitar 30, dan jelas kode undangannya. Namun, hanya KNPI yang tidak ditulis namanya di masing-masing kursi, sehingga kadang harus pindah-pindah, karena duduk dikursi orang lain,” ungkapnya.

Seperti halnya, kata dia, ketika pengukuhan pasukan pengibar bendera (Paskibra), panitia menyilahkan KNPI duduk di kursi. Namun belakangan itu rupanya tempat anggota Paskibra dan harus pindah lagi. kenyataan itu juga ketika mengecek sebelum upacara di halaman Pemkot Bima, rupanya tetap tidak disediakan kursi untuk KNPI, sehingga memilih upacara bersama eks penderita kusta

Ketua KNPI Kota Bima yang hadir bersama beberapa anggotanya tersebut tiba beberapa menit setelah Upacara HUT Proklamasi RI ke 67 baru saja dimulai, yaitu sekitar pukul 09.15 Wita. Upacara bersama warga eks  Penderita Kusta Dipimpin oleh Surnadin dari Komunitas BABUJU dan yang bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Julhaidin SE, yang juga adalah Koordinator Komunitas BABUJU. Sedangkan pelaksana Upacara lainnya dari Warga itu sendiri.


Sumber:
http://www.babuju.com/2012/08/kecewa-knpi-kota-bima-pilih-upacara.html

Kita harus Malu Sama Orang Lombok

Bagaimana solusi agar Masjid Agung Al- Muwahidin Kota Bima bisa segera rampung? Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bima, Syarifuddin Lakuy, SH, menyarankan agar Pemerintah Kota Bima bisa belajar dan bercermin dari masyarakat pulau Lombok. Dalam satu desa saja, di Lombok mampu membangun satu masjid, bahkan lebih dan  berarsitektur megah.

Kegigihan masyarakat Lombok itu, katanya, harus menjadi motivasi sekaligus sindiran bagi warga Bima yang juga mayoritas Muslim, karena hingga kini satu masjid saja tidak mampu dirampungkan. Bahkan, lafaz Allah di ujung kubah masjid yang tumbang sejak beberapa waktu lalu saja, belum mampu diperbaiki.

“Kita harus malu karena masjid itu sebagai simbol kita umat Islam. Tidak hanya untuk masyarakat kota, tetapi juga untuk masyarakat Kabupaten Bima secara umum,” jelasnya melalui telepon seluler.

Dikatakannya, Pemerintah Kota Bima harus mampu berpikir cerdas segera mencari solusi dan alternatif lain bagi kelanjutan pembangunan masjid kebanggaan itu. Tidak perlu menunggu laporan keuangan panitia pembangunan lagi, karena jika hal itu jadi acuan maka sampai kapan pun masjid tidak akan jadi.

Apalagi, jelasnya, menggantungkan anggaran pembangunan itu pada APBD-P akan semakin menjauhkan impian untuk mewujudkan penyelesaian masjid tersebut. Di tengah kebuntuan seperti itu, Kepala Daerah harus segera menjadi tumpuan utama untuk melahirkan solusi dengan cara bijak.

Katanya, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Yayasan Islam (Yasim), DPRD Kota Bima maupun sejumlah pihak lainnya seperti para pengusaha harus segera dirangkul oleh pemerintah untuk duduk bersama mencari solusi. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Bima juga bila perlu harus dilibatkan karena masjid itu milik masyarakat Mbojo.

“Saya yakin dengan bersama seperti perampungan pembangunan Masjid Agung kita bisa segera terwujud dalam waktu dekat,” ujarnya. (BE.20)

Sumber:
http://www.bimakini.com/index.php/sosbud/item/762-syarifuddin-kita-harus-malu-sama-orang-lombok

DPD KNPI Kota Bima

Sejak berdirinya DPD KNPI Kota Bima, telah banyak kegiatan kepemudaan yang dilaksanakan tidak hanya kegiatan yang bersifat temporer semata tapi juga kegiatan-kegiatan yang langsung menyentuh kepada kebutuhan dasasr masyarakat terutama kalangan usia produktif yang belum beruntung memperoleh lapangan pekerjaan tetap.

Sejak tahun 2007, DPD KNPI Kota Bima bersama masyarakat telah melaksanakan kegiatan-kegiatan nyata berupa:
1. Penghijauan di bumi perkemahan Lampe berbasiskan masyarakat.
2. Pelaksanaan khitanan masal dengan 120 peserta yang terdiri dari kalangan keluarga miskin
3. Kegiatan-kegiatan rekreatif-edukatif ( lomba balap sepeda usia remaja dan anak-anak, pertandingan bola volly plastic bersama OKP, lomba dayung bersama GP Ansyor Kota Bima dan pemberian bantuan kepada keluarga miskin).
4. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan dan pembuatan kolam ikan lele di Kelurahan Lampe bekerja sama dengan OKP.
5. Pembentukan lembaga KEMA-PIS (Gerakan Masyarakan Pemilih Cerdas), adalah pendidikan politik bagi genersi muda dan masyarakat pada umumnya.
6. Kegiatan rutin berupa kunjungan-kunjungan ke OKP, menghadiri undangan rapat koordinasi bersama SKPD Pemkot Bima, yang akan dilaksanakan adalah pelaksanaan kemah bakti DPD KNPI Kota Bima bersama OKP dan generasi muda di Kel. Kolo bulan okteber ini.

Keprihatinan DPD KNPI Kota Bima terhadap maraknya peredaran narkoba, miras, dan kejahatan yang dilakukan generasi muda adalah menjadi pokok utama untuk dicarikan solusi begaimana membentuk generasi muda yang berkepribadian dan memiliki jiwa produktif bagi masa depan mereka sendiri. Pendampingan, pembinaan terhadap generasi muda dibutuhkan keahlian khusus dan kemampuan professional untuk menyetak kesadaran generasi muda bahwa mereka adalah insan-insan potensial yang diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi kemajuan pembangunan baik untuk diri sendiri, kelompok maupun sosial dengan demikian generasi muda bisa menjadi salah satu sumber kesejahtraan sosial yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional dibidang kesejahtraan sosial, sungguh tidak mudah mencapai cita-cita tersebut, tantangannya sungguh besar karna harus diawali dari komitmen internal antara pengurus DPD KNPI Kota Bima sendiri dan semua OKP, tanpa itu mustahil rasanya impian diatas dapat tercapai. Sebagaimana kata Ketua DPD KNPI Kota Bima, Syarifuddin Lakuy, SH, “tanpa tumbuhnya kesadaran dan tanggung jawab sosial dalam diri pengurus DPD KNPI Kota Bima maupun OKP, apa yang bisa dilakukan. DPD KNPI Kota Bima tidak memiliki eksistensi yang pantas diperhitungkan dimasyarakat. KNPI hanya semacam organissi elitis yang tidak produktif dan sangat tergantung kepada dana hibah APBD Pemerintah Daerah. Karna itu, sense of beleongingnes, harus ditumbuhkan di KNPI. Organisasi ini bukan untuk mencari uang, tapi memenuhi panggilan hati yang berangkat dari kesedaran sosial.

- Copyright © DPD KNPI KOTA BIMA - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -